Langgar “Sang Pencerah”

Bagi Anda yang pernah menonton Film “Sang Pencerah”, mungkin ingat adegan ketika Giring ’Nidji’ sebagai murid KH. Ahmad Dahlan bersama kawan-kawannya berada di sebuah bangunan tingkat dua dengan pohon besar di depannya. Ya, bangunan tingkat dua itu adalah Langgar Kiai Haji Ahmad Dahlan. Langgar yang dibangun KH. A. Dahlan dan menjadi tempat berdakwah pada jaman penjajahan kolonial dulu.

Langgar KH. A. Dahlan ini terletak di Kauman, Yogyakarta. Kauman adalah kampung Islam tertua di Jawa. Tepatnya di sebelah barat alun-alun utara Yogyakarta.

Memang, bangunannya tidaklah sebesar Masjid Gedhe Kauman, namanya juga langgar. Masjid Gedhe Kauman terletak tidak jauh dengan Langgar KH. A. Dahlan.

Bangunan langgar ini awalnya dulu tidak langsung berupa bangunan tembok. Karena riwayatnya dulu Langgar KH. A. Dahlan pernah dirobohkan oleh warga Kauman pada masa KH. A. Dahlan mulai berdakwah.  Jadi bangunan yang sekarang adalah langgar yang sudah dibangun kembali. Kalau di Film “Sang Pencerah”, digambarkan dengan adegan perobohan langgar KH. A. Dahlan oleh massa warga Kauman. Ketika KH. A. Dahlan mulai kehilangan semangat karena langgarnya dirobohkan, kakaknya mendorongnya agar kembali berdakwah di Kauman dan memberikan dana untuk pembangunan kembali langgarnya. Jadilah KH. A. Dahlan membangun kembali langgarnya dan melanjutkan dakwahnya.

Di sekitar langgar ada pintu-pintu berwarna abu-abu. Saya membayangkan bahwa itu adalah semacam ruang kelas yang digunakan oleh KH.A. Dahlan untuk mengajarkan ilmu kepada murid-muridnya (mungkin saya harus lebih banyak baca literatur tentang langgar KH. A. Dahlan ini, hehe…).

How to get there? Hmm… Cukup mudah sebenarnya. Dari alun-alun utara depan Kraton Yogyakarta, ikuti jalan ke arah barat kira-kira 300 meter. Anda akan menemukan perempatan kecil. Kalau ke kiri (selatan) ke arah situs Tamansari, lurus (barat) ke situs Pojok Beteng Kulon, ke kanan (utara) Anda akan menemukan sebuah papan penunjuk arah yang menunjukkan lokasi Langgar KH. A. Dahlan. Nah, lokasi Langgar KH. A. Dahlan sangat dekat dengan perempatan kecil itu. Masuk gang sedikit, dan ketemu tempatnya. Jika masih bingung, jangan malu untuk bertanya dengan orang-orang sekitar.

Advertisements

Bagaimana tanggapanmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s