Minggu di Bukittinggi (1)

Kali ini cerita waktu tinggal di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, pada akhir 2008 lalu. Kota yang memberi banyak pencerahan bagi saya 🙂 . Tulisan ini pernah diposting sebelumnya di blog saya yang lain, tidak ada salahnya bila saya postingkan juga di sini.

Hari minggu hari libur dari pekerjaan. Saya jalan-jalan pagi sendiri. Dari kost saya di Jalan Sudirman saya jalan kaki ke arah Jam Gadang. Melewati lapangan kantin, ramai sekali di sana. Ternyata ini salah satu magnet masyarakat Minggu pagi di Bukittinggi, kalau nggak lapangan kantin ya area Jam Gadang. Ruang publik bagi masyarakat Bukittinggi. Sampai di area Jam Gadang, duduk-duduk sebentar di dekat pagar Jam Gadang. Ramai juga Minggu pagi di sini. Ada senam aerobik segala, anak-anak kecil sampai bapak-bapak dan ibu-ibu ada di sana. Anak-anak muda juga bertebaran. 🙂

Terus saya lanjutkan jalan ke arah Pasar Atas-Pasar Bawah, saya cukup penasaran dari kemarin. Ya, sejak menginjakkan kaki di Bukittinggi sekitar dua minggu lalu belum sempat banyak jalan-jalan ;). Jalan-jalan di sekitar situ, di belakang Pasar Atas saya menemui tangga lumayan tinggi, agak curam juga. Tapi menurut saya itu tangga cukup unik dilihat, di kanan kirinya ada rumah penduduk, tempat usaha, masjid. Ya kira-kira seperti melewati jalan-jalan kecil biasa, bedanya jalannya ini berupa anak tangga. Sekilas saya pikir seperti tangga naik di makam raja-raja Jawa di Imogiri, Jogja. Saya sempat bertanya pada seorang teman orang lokal, katanya namanya tangga apa gitu, lupa hehe… :D.

Blusukan Pasar Atas-Pasar Bawah, melewati Pasar Banto (Banto Trade Center). Masih jalan terus, saya ketemu perempatan. Enak juga melihat-lihat sekitar perempatan itu. Nah, di perempatan itu saya duduk-duduk saja di pagar pinggir jalan, berdiri di bawah tiang lampu merah, celingak-celinguk sana-sini. Saya cuek aja menikmati suasana ini. Siapa yang kenal saya di tempat baru ini? Nggak ada yang kenal juga kan, nyantai aja :).
Saya lihat Pulsar, Tiger Revo, CBR, Jazz lewat saja di depan mata. Yah… Bisanya baru bisa menghela nafas (santai dulu walaupun hari ini baru bisa sekedar menonton) 😀

Advertisements

Bagaimana tanggapanmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s