Menuju Wajah Asli Malioboro

Tadi pagi mau beli sarapan pecel di depan Maliboro Mall, lihat jalanan A.Yani-Malioboro kok kayak lebih lebar? Ternyata pot tanamannya dibongkar. Baru sebagian yang kelihatan dibongkar.

Jalanan kok rasanya lebih lebar…

Setahuku sih yang ramai diberitakan akhir-akhir ini tentang pelepasan reklame-reklame semrawut toko yang menutupi wajah asli Malioboro dan larangan pedagang di nol kilometer. Tapi rupanya ada kegiatan bongkar jalur hijaunya juga.

Memang sih, waku ada pot jalur hijaunya jalanan jadi kelihatan kecil. Tapi pembongkaran pot jalur hijau ini nantinya mau dijadikan kayak apa ya? Sampai bagian mana yang mau dibongkar?

Kalau untuk pelebaran jalan menjelang musim lebaran besok sih, rasanya nggak gitu juga. Kan di jalur itu ada rambu-rambu dan tiang lampu, saluran drainase juga terlalu repot kalau dibongkar. Pelebaran jalanan pun juga rasanya nggak seberapa besar dapatnya, nggak pengaruh.

Ada yang tahu infonya? Udah beberapa minggu nggak lewat Malioboro, sih. Padahal dekat rumah 😀

Kalau memang tujuannya pembenahan, semoga Malioboro tambah cantik. Kayak cantiknya mbak-mbak yang datang ke Malioboro 😉

Wadah sayurnya pecel, penuh, mantep! Sayangnya pagi ini nggak buka, nggak jadi sarapan pecel mantepnya…
Ngantri, hampir selalu ngantri…
Sarapan pecel di pinggir Malioboro… #joss
Advertisements

Bagaimana tanggapanmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s