Bakmi Pak Pele: Penghangat Malam di Sudut Alun-alun Utara Jogja

Wedang jahe, teh panas, atau kopi angkringan boleh jadi adalah teman yang baik saat malam hari di Jogja. Ada pula pilihan untuk menghangatkan malam di Jogja dengan menu mie rebus, nasi goreng, atau wedang ronde di warung Bakmi Pak Pele.

Bakmi Kuning Godhog

Semalam kupesan bakmi kuning godhog atau mie kuning rebus dan teh lemon hangat. Disertakan juga semangkuk acar dan cabe rawit ketika pesanan datang. Dari segi rasa, aku mau tambah lagi. Dari segi kapasitas perut… kenyang, eh. :p

Nah, kurang hangat gimana coba menunya? Apalagi ditambah live music dari musisi jalanan yang berpindah-pindah tempat menyanyi, menyesuaikan judul lagu yang dinyanyikan dengan kelompok pengunjung warung yang ada di depannya. Misal, jika di depan kelompok pengunjung berusia 40-an mereka menyanyikan tembang lama seperti My Way dan Kesempurnaan Cinta jika di depan kelompok pengunjung usia 20-an.

This slideshow requires JavaScript.

Tidak sulit menemukan warung Bakmi Pak Pele karena letaknya berdekatan dengan Kraton Yogyakarta. Tepatnya di sudut tenggara alun-alun utara, di sekitar halaman SDN Keputran I Yogyakarta. Dan bisa kita pilih mau duduk lesehan atau di kursi.

Advertisements

Bagaimana tanggapanmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s