Taman Sungai Mudal: Semarak Alam dari Hentakan Kaki

Bentang Perbukitan Menoreh, Kulonprogo tak habis menyimpan pesona dari kaki hingga puncaknya. Hawa segarnya terasa lebih dingin saat sedikit mendung ketika aku sampai di suatu tempat di Desa Jatimulyo bernama Taman Sungai Mudal.

Jalan kecil dari pintu masuk mengarah ke jembatan bambu di atas bendungan batu dengan pemandangan menawan: beningnya aliran air yang terbendung di sebelah kanan dan aliran air terjun bertingkat di sebelah kiri. Tak jauh dari situ ada taman bunga dengan beberapa gazebo dan camping ground.

Mengikuti aliran airnya merupakan cara yang asyik menyusuri keelokan Taman Sungai Mudal yang berada di Pedukuhan Banyunganti ini. Yaitu dimulai dari Mata Air Mudal yang terletak di dalam gua kecil di bagian atas. Kemudian persiapkan kaki kita menapaki jalanan tanah menurun yang seringkali licin. Tapi, dengan adanya pegangan bambu dan anak tangga pengunjung dapat menyusuri dengan lebih aman.

This slideshow requires JavaScript.

Selama perjalanan turun ratusan meter itu aku mendapat suguhan “pertunjukan” alam: pemandangan hijau pepohonan, air terjun bertingkat, bunga-bunga, dan kupu-kupu. Kera-kera juga sesekali tampak bergelantungan di pepohonan. Semarak, itu yang kurasakan.

Beberapa bagian air terjun ada yang terbendung secara alami dan sengaja dibendung. Kedalamannya bervariasi antara 1-2,5 meter. Di dasar aliran sungai yang sangat bening tampak endapan-endapan berwarna putih karena kandungan kapur. Itu seperti mengundang untuk berenang atau membiarkan badan basah di bawah air terjun.

Kepada seorang petugas yang juga warga setempat aku sempat bertanya tentang penamaan Mudal. Dengan ramah petugas tersebut menturkan bahwa dulunya daerah ini kekeringan air. Seorang wali yang pernah berdiam di sekitar daerah ini lalu menghentakkan kakinya ke tanah. Kemudian mudal atau memancar sebuah mata air. Jadilah kondisi sekitarnya seperti sekarang ini, tak kering saat kemarau. Hingga Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, meresmikannya sebagai lokasi wisata pada Desember 2015.

Menawarkan keindahan hubungan manusia dengan alam baik dengan bermain maupun bermalam, Taman Sungai Mudal dapat ditempuh tak sampai dua jam dari Kota Jogja.

Advertisements

5 thoughts on “Taman Sungai Mudal: Semarak Alam dari Hentakan Kaki

      1. Wah, maaf, mas. Haha 😀

        Ada banyak destinasi wisata di Perbukitan Menoreh yang bikin pengem ke sana lagi setelah kunjungan pertama kita.

Bagaimana tanggapanmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s